Minggu, 17 Maret 2019

Analisa Lingkungan Bisnis


ANALISA LINGKUNGAN BISNIS

TUGAS INDIVIDU   
“CSR PERTAMINA BALONGAN”


Description: logo unib.png

OLEH:
FIRDA SARTIKA
NPM C2B018010





PROGRAM PASCASARJANA MAGISTER MANAJEMEN
FAKULTAS EKONOMI DAN BISNIS
UNIVERSITAS BENGKULU
2019


KATA PENGANTAR

Puji syukur saya panjatkan kehadirat Allah SWT karena berkat limpahan rahmat dankarunia-Nya kami dapat menyelesaikan makalah yang berjudul Dampak Sidementasi Pelabuhan Pulau Baai Bengkulu. Makalah ini berisikan definisi, jenis-jenis, dampak-dampak, upaya penanggulangan, cara pengolahan dari sampah plastik itu sendiri. Saya menyadari bahwa makalah ini masih belum sempurna dan perlu diperbaiki. Untuk itu kritik dan saran sangat kami harapkan. Semoga makalah ini memberi manfaat dan berguna bagi kita semua.




Bengkulu, 23  Februari 2019




Penyusun













BAB I
PEMBAHASAN


A.   Pengertian CSR
CSR (Corporate Social Responsibility) adalah suatu konsep atau tindakan yang dilakukan oleh perusahaan sebagai rasa tanggung jawab perusahaan terhadap social maupun lingkungan sekitar dimana perusahaan itu berada, seperti melakukan suatu kegiatan yang dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekitar dan menjaga lingkungan, memberikan beasiswa untuk anak tidak mampu di daerah tersebut, dana untuk pemeliharaan fasilitas umum, sumbangan untuk membangun desa/fasilitas masyarakat yang bersifat sosial dan berguna untuk masyarakat banyak, khususnya masyarakat yang berada di sekitar perusahaan tersebut berada.
Menurut The World Business Council For Sustainable Development (WBCSD) in fox, et al (2002), bahwa definisi CSR atau tanggung jawab sosial perusahaan merupakan komitmen bisnis untuk kontribusi dalam pembangunan ekonomi berkelanjutan, bekerja sama dengan karyawan perusahaan serta keluarganya, berikutnya melibatkan komuniti sekitarnya dan masyarakat secara keseluruhan dalam upaya meningkatkan kualitas kehidupan (Bambang, et., al 2004).
Dengan adanya program ini, ternyata sangat membantu sekali khususnya bagi masyarakat sekitar yang kurang mampu. Perusahaan yang melaksanakan kegiatan melalui program CSR telah menunjukkan kepada masyarakat umum bahwa perusahaan tersebut mempunyai jiwa sosial dan tanggung jawab yang sangat tinggi, hal ini berarti perusahaan tersebut telah membuktikan bahwa perusahaan yang melakukan program CSR mempunyai kualitas yang begitu baik dimata masyarakat umum serta dapat membantu agar masyarakat lebih percaya untuk tetap bahkan lebih memberdayakan perusahaan tersebut.

B.   Fungsi CSR
Program Corporate Social Responsibility (CSR) maerupakan investasi jangka panjang yang berguna untuk meminimalisasi risiko sosial, serta berfungsi sebagai sarana meningkatkan citra perusahaan di mata publik. Salah satu implementasi program CSR adalah dengan pengembangan atau  pemberdayaan masyarakat (Community Development). Program CSR merupakan investasi bagi perusahaan demi pertumbuhan dan keberlanjutan (sustainability) perusahaan dan bukan lagi dilihat sebagai sarana biaya (cost centre) melainkan sebagai sarana meraih keuntungan (profit centre). Program CSR merupakan komitmen perusahaan untuk mendukung terciptanya pembangunan berkelanjutan (sustainable development). Di sisi lain masyarakat mempertanyakan apakah perusahaan yang berorientasi pada usaha memaksimalisasi keuntungan-keuntungan ekonomis memiliki komitmen moral untuk mendistribusi keuntungan-keuntungannya membangun masyarakat lokal, karena seiring waktu masyarakat tak sekedar menuntut perusahaan untuk menyediakan barang dan jasa yang diperlukan, melainkan juga menuntut untuk bertanggung jawab sosial yang mempunyai tujuan untuk mengembangkan masyarakat yang sifatnya produktif dan melibatkan masyarakat di dalam dan di luar perusahaan baik secara langsung maupun tidak langsung, meski perusahaan hanya memberikan kontribusi sosial yang kecil kepada masyarakat tetapi diharapkan mampu mengembangkan dan membangun masyarakat dari berbagai bidang. Kegiatan CSR penting dalam upaya membangun citra dan reputasi perusahaan yang pada akhirnya meningkatkan kepercayaan baik dari konsumen maupun mitra bisnis perusahaan tersebut.

C.   Pengaplikasian CSR
Model program CSR yang umum diterapkan di Indonesia menurut Susiloadi (2008) antara lain :
1.     Program CSR bisa dilaksanakan secara langsung oleh perusahaan. Perusahaan menjalankan program CSR secara langsung dengan menyelenggarakan sendiri kegiatan sosial atau menyerahkan sumbangan ke masyarakat tanpa perantar. Untuk menjalankan tugas ini perusahaan bisa menugaskan slah satu pejabat seniornya seperti coorporate secretary atau public affairsmanager atau menjadi bagian dari tugas divisi human resource development atau public relations.
2.     Program CSR bisa pula dilaksanakan oleh yayasan atau organisasi sosial milik perusahaan atau organisasi sosial sendiri dibawah perusahaan atau grupnya. Perusahaan mendirikan yayasan atau organisasi sosial sendiri dibawah perusahaan atau grupnya yang dibentuk terpisah dari organisasi induk perusahaan namun harus tetap bertanggungjawab ke dewan direksi. Model ini merupakan adopsi yang lazim dilakukan di negara maju. Disini perusahaan menyediakan dana awal, dana rutin atau dana abadi yang dapat digunakan untuk operasional yayasan.
3.     Sebagian besar perusahaan di Indonesia menjalankan program CSR melalui kerjasama atau bermitra dengan pihak lain. Perusahaan menyelenggarakan CSR melalui kerjasama dengan instansi pemerintah, perguruan tinggi, LSM, atau lembaga konsultan baik dalam mengolah dana maupun dalam melaksanakan kegiatan sosialnya.

D.   Contoh CSR
Contoh Kegiatan Charity yang dilakukan oleh Pertamina Refinery Unit VI Balongan. Pertamina Balongan tepatnya terletak di Kecamatan Balongan, yang merupakan Kecamatan yang luas wilayahnya terkecil di Kabupaten Indramayu dengan luas wilayah 1.354 hektar. Pertamina Balongan melakukan CSR yang bersifat charity untuk masyarakat yang tinggal disekitar perusahaan. Program charity ini juga dilakukan oleh Pertamina Balongan karena perusahaan menganggap kegiatan ini adalah penting untuk menciptakan citra dan reputasi positif perusahaan dimata masyarakat.programcharity yang dilakukan oleh Pertamina Balongan biasanya lebih difokuskan untuk masyarakat yang tinggal di wilayah ring satu dari Kilang Balongan. Hal ini karena masyarakat yang tinggal di wilayah ring satu merupakan yang lebih sering dan lebih banyak menerima dampak negatif dari operasional perusahaan. Bukan berarti wilayah ring dua dan ring tiga tidak pernah menerima dari program charity, namun intensitasnya lebih sedikit dikarenakan pertimbangan di wilayah tempat tinggal mereka lebih jauh dari Kilang Balongan.
Berbagai kegiatan yang sering dilakukan oleh Pertamina Balongan untuk masyarakat disekitar seperti : melakukan pembagian sembako, pemberian santunan kepada orang tua jompo dan anak yatim, memberikan tunjangan bagi guru dan staf pengajar, melaksanakan donor darah, membagikan susu cair secara rutin, melakukan pengobatan secara rutin setiap sebulan sekali, melakukan sunatan masal, bantuan paket makanan bergizi bagi masyarakat yang kurang mampu dan sosialisasi merupakan berbagai program charity atau perbuatan amal yang sering dilakukan oleh Pertamina Balongan.
Namun kegiatan diatas dilakukan tanpa harus melakukan survei terlebih dahulu kepada masyarakat. Kegiatan tersebut dilakukan secara spontan. Karena program charity yang dilakukan tanpa harus memikirkan manfaat jangka panjang bagi si penerimanya. Tujuan dari dilakukannya program charity adalah memberikan barang dan kegiatan yang secara langsung dampak dapat dirasakan oleh masyarakat., namun kegiatan tersebut dampaknya bersifat jangka pendek, karena tidak mampu meningkatkan keberdayaan dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat, namun melalui kegiatan ini dapat menciptakan image dan reputasi positif masyarakat kepada PT.Pertamina Balongan. Namun sekarang ini Pertamina Balongan kurang menyukai kegiatan yang berbentuk charity ini karena dengan seringnya dilakukan programcharity oleh perusahaan membuat masyarakat menjadi tergantung dengan perusahaan.
































BAB II
PENUTUP

KESIMPULAN
CSR (Corporate Social Responsibility) adalah suatu konsep atau tindakan yang dilakukan oleh perusahaan sebagai rasa tanggung jawab perusahaan terhadap social maupun lingkungan sekitar. Program CSR (Corporate Social Responsibility) berfungsi sebagai sarana meningkatkan citra perusahaan di mata publik. Salah satu implementasi program CSR adalah dengan pengembangan atau pemberdayaan masyarakat (Community Development). Program CSR(Corporate Social Responsibility) bisa diaplikasikan dengan 3 cara yaitu :
1.       Program CSR bisa dilaksanakan secara langsung oleh perusahaan. Perusahaan menjalankan program CSR secara langsung dengan menyelenggarakan sendiri kegiatan sosial atau menyerahkan sumbangan ke masyarakat tanpa perantar.
2.       Program CSR bisa pula dilaksanakan oleh yayasan atau organisasi sosial milik perusahaan atau organisasi sosial sendiri dibawah perusahaan atau grupnya. Perusahaan mendirikan yayasan atau organisasi sosial sendiri dibawah perusahaan atau grupnya yang dibentuk terpisah dari organisasi induk perusahaan namun harus tetap bertanggungjawab ke dewan direksi.
3.       Sebagian besar perusahaan di Indonesia menjalankan program CSR melalui kerjasama atau bermitra dengan pihak lain.
Salah satu contoh program CSR (Corporate Social Responsibility) yang telah dilakukan oleh Pertamina Balongan untuk masyarakat disekitar seperti : melakukan pembagian sembako, pemberian santunan kepada orang tua jompo dan anak yatim, memberikan tunjangan bagi guru dan staf pengajar, melaksanakan donor darah, membagikan susu cair secara rutin, melakukan pengobatan secara rutin setiap sebulan sekali, melakukan sunatan masal, bantuan paket makanan bergizi bagi masyarakat yang kurang mampu dan sosialisasi merupakan berbagai program charity atau perbuatan amal yang sering dilakukan oleh Pertamina Balongan.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar